Chat with us, powered by LiveChat

Harga Huawei P30 Pro Anjlok Menjadi Rp1,8 Jutaan

JAKARTA – Huawei P30 Pro menjadi ponsel yang dinantikan para penggemarnya dan mendapatan respons yang positif dalam sebuah artikel review. Disebut-sebut ponsel itu memiliki desain dan opsi warna yang bagus.

Selain itu, ponsel juga dipuji memiliki ketahanan baterai yang baik. Huawei P30 Pro bukan hanya ponsel bagi penggemar fotografi, tetapi juga ponsel flagship terbaik yang bisa ditemukan di 2019.

Dengan segala kelebihan perangkat tersebut, wajar apabila ponsel dibanderol dengan harga USD1150 atau sekira Rp16,5 jutaan di Inggris. Harga ini serupa dengan Samsung Galaxy S10+ dengan kapasitas penyimpanan yang setara.

Dilansir Forbes, Selasa (28/5/2019), salah satu situs trade-in smartphone yang populer di Inggris, menunjukkan seberapa bernilainya suatu ponsel. Khusus Samsung Galaxy S10+ dalam kondisi baik, bisa diperdagangkan atau ditukar bisa mencapai nilai USD650, atau turun 45 persen dari harga awal.

Di situs yang sama, Huawei P30 Pro yang diperdagangkan dalam kondisi baik, kini mencapai nilai USD130 atau sekira Rp1,8 jutaan. Harga tersebut menunjukkan penurunan sebesar 90 persen.

Sekadar informasi, Huawei tengah mendapatkan tekanan dari pemerintah Amerika Serikat, yang menyebabkan perusahaan teknologi asal AS seperti Google menyesuaikan kebijakan dengan menghentikan lisensi OS Android pada ponsel Huawei.

Melalui pernyataan resmi yang diterima Okezone, Huawei memastikan akan memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual.

“Huawei telah memberikan kontribusi yang substansial untuk pengembangan dan pertumbuhan Android di seluruh dunia. Sebagai salah satu mitra global utama Android, kami telah bekerjasama dengan sangat erat dengan platform open-source mereka untuk mengembangkan ekosistem yang bermanfaat bagi pengguna dan industri,” tulis pernyataan resmi Huawei Global.

Lebih lanjut perusahaan mengungkapkan, Huawei akan terus memberikan pembaruan keamanan dan layanan purna jual untuk semua produk smartphone dan tablet Huawei dan Honor yang ada yang mencakup yang telah dijual atau yang masih ada sebagai stok secara global.

“Kami akan terus membangun ekosistem perangkat lunak yang aman dan berkelanjutan, untuk memberikan pengalaman terbaik bagi semua pengguna secara global,” tutupnya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *